Keputusan untuk berpisah dengan Robert Lewandowski menandai babak baru sekaligus titik balik besar dalam rencana keuangan dan bursa transfer Barcelona.
Melansir laporan media Spanyol, penyerang veteran asal Polandia tersebut secara resmi menolak tawaran perpanjangan kontrak yang diajukan oleh manajemen Barca. Sebelumnya, pihak Camp Nou dilaporkan telah menyodorkan draf kontrak baru dengan syarat pemotongan gaji hingga 50 persen, ditambah sejumlah bonus berdasarkan performa di lapangan.
Meski tawaran tersebut dinilai jauh lebih menggiurkan ketimbang proposal dari beberapa klub Serie A Italia, bomber berusia 37 tahun itu tetap memilih angkat kaki karena alasan teknis dan masa depan kariernya.
Menurut laporan SPORT, kepergian Lewandowski ini langsung membuat napas Barcelona menjadi lebih lega. Pasalnya, klub berhasil memangkas beban gaji hingga lebih dari 24 juta euro (sekitar Rp415 miliar). Angka ini sangat krusial bagi Blaugrana yang tengah berjuang keras untuk memenuhi regulasi Financial Fair Play (FFP) yang ditetapkan oleh La Liga.
Jika Barcelona mampu menyeimbangkan neraca keuangan mereka sebelum akhir Juni, raksasa Catalan ini dipastikan memiliki ruang anggaran yang cukup untuk mendaratkan satu penyerang bintang berlabel marquee player pada bursa transfer mendatang.
Agenda “bersih-bersih” finansial Barca tidak berhenti sampai di situ. Selain Lewandowski, penjaga gawang utama Marc-Andre ter Stegen juga dirumorkan bakal angkat kaki. Jika kiper asal Jerman itu benar-benar pergi, Barcelona bisa menghemat anggaran sebesar 20 juta euro lagi.
Kepergian dua pilar senior ini dinilai menjadi “kunci emas” bagi manajemen untuk bergerak agresif dan berinvestasi besar demi mendatangkan penyerang tengah kelas dunia, yang kini menjadi prioritas nomor satu klub pada bursa transfer musim panas 2026.
Di sisi lain, sembari menyusun rencana belanja pemain baru, Barcelona juga bersiap untuk mempercepat proses perpanjangan kontrak Ferran Torres. Manajemen klub berkomitmen penuh untuk mempertahankan mantan bintang Valencia tersebut sebagai opsi rotasi lini depan yang berkualitas untuk jangka panjang.
Sementara itu, teka-teki mengenai pelabuhan baru Lewandowski perlahan mulai terkuak. Penyerang tajam ini kemungkinan besar akan melanjutkan kariernya ke Arab Saudi, menyusul tawaran dengan nilai kontrak dan fasilitas fantastis yang sudah disiapkan oleh klub-klub kaya Timur Tengah.
Barcelona Incar Striker Chelsea untuk Gantikan Lewandowski
Barcelona dilaporkan mulai mengalihkan radar berburu mereka ke kompetisi Premier League Inggris untuk mencari suksesor Robert Lewandowski. Raksasa Catalan tersebut kini membidik striker Chelsea, João Pedro, sebagai opsi utama. Kendati demikian, Blaugrana dipastikan harus menghadapi tembok besar berupa kendala finansial dan rintangan proses transfer.
Direktur Olahraga Barcelona, Deco, dikabarkan telah menggelar pertemuan khusus di London pada hari Kamis lalu dengan perwakilan dari agensi yang membawahi penyerang Chelsea tersebut. Pertemuan ini dilakukan untuk menjajaki peluang memboyong sang pemain ke Spotify Camp Nou.
Ada dua poin penting yang dihasilkan dari pertemuan tersebut. Pertama, penyerang asal Brasil berusia 24 tahun itu menyambut positif dan sangat terbuka untuk bergabung dengan Barca musim depan. Namun poin kedua menegaskan bahwa operasi transfer ini akan sangat sulit untuk diwujudkan.
Selain karena Barcelona masih terbelit masalah pembatasan finansial yang belum usai, Chelsea juga sama sekali tidak berniat melepas penyerang mereka. Terlebih, João Pedro baru saja didatangkan ke Stamford Bridge dari Brighton setahun lalu dengan mahar mencapai 65 juta euro (sekitar Rp1,12 triliun).
Saat ini, nilai pasar sang pemain bahkan sudah melonjak di kisaran 75 juta euro (sekitar Rp1,3 triliun).
Langkah Barcelona selanjutnya akan sangat bergantung pada bagaimana perkembangan dari pendekatan awal yang dilakukan oleh Deco. Situasi ini juga dipengaruhi oleh perubahan besar yang sedang terjadi di internal Chelsea menyusul kedatangan manajer baru mereka, Xabi Alonso.
Jika Xabi Alonso memandang João Pedro sebagai pilar penting dalam proyek masa depannya, maka peluang Barcelona otomatis akan tertutup rapat. Namun skenarionya bisa berubah jika Alonso enggan mempertahankan pemain yang merasa tidak bahagia atau tidak betah, yang mana hal ini bisa membuka celah bagi Barca untuk masuk.
Dengan kepergian Robert Lewandowski yang tinggal menunggu pengumuman resmi, Barcelona dituntut untuk bergerak super hati-hati. Pelatih Hansi Flick bahkan sudah memperingatkan manajemen agar tidak melakukan blunder fatal dalam merombak sektor juru gedor tim.
Sakit kepala Barcelona tidak berhenti di urusan Lewandowski saja. Masa depan Ferran Torres, yang sukses mengemas 20 gol musim ini, juga masih diselimuti ketidakpastian. Jika mantan penyerang Manchester City itu memilih hengkang dengan status bebas transfer pada musim panas mendatang, maka krisis penyerang tengah di kubu Barcelona dipastikan akan berlipat ganda.
Di sisi lain, Julián Álvarez yang menjadi target impian Deco saat ini tampaknya mustahil untuk dijangkau. Jika penyerang tersebut memutuskan pergi dari Atlético Madrid, klub ibu kota Spanyol itu jelas sangat enggan menjual bintang mereka ke rival langsung di La Liga. Karena alasan-alasan itulah, nama João Pedro muncul sebagai salah satu profil yang paling cocok dengan apa yang tengah dicari oleh Deco.