Selama lebih dari dua dekade perjalanan One Piece, Bajak Laut Topi Jerami terus berkembang menjadi salah satu kru paling ikonik dalam dunia manga dan anime.
Namun ada satu fakta menarik yang masih sering menjadi bahan diskusi penggemar: hanya ada dua anggota perempuan resmi dalam kru tersebut, yaitu Nami dan Nico Robin.
Sejak Robin bergabung setelah Arc Arabasta, Eiichiro Oda belum menambahkan anggota perempuan baru ke dalam kelompok yang dipimpin Monkey D. Luffy. Memasuki fase akhir cerita atau Final Saga, banyak penggemar meyakini sudah saatnya Topi Jerami menerima anggota perempuan tambahan.
Menariknya, ada beberapa karakter yang dinilai memiliki peluang besar untuk bergabung. Berikut tujuh kandidat terkuat yang sering disebut oleh penggemar.
Carrot
Carrot merupakan salah satu kandidat yang paling lama dijagokan untuk menjadi anggota resmi Bajak Laut Topi Jerami. Karakter dari Suku Mink ini mulai ikut berpetualang bersama Luffy dan kawan-kawan setelah Arc Zou.
Kepribadiannya yang ceria serta kedekatannya dengan anggota kru lain, terutama Chopper, membuat banyak penggemar merasa Carrot sangat cocok berada di kapal Thousand Sunny. Bahkan, banyak yang menganggap dirinya ideal mengisi posisi pengintai atau lookout.
Meski pada akhir Arc Wano Carrot memilih menjadi pemimpin baru Suku Mink, peluangnya untuk bergabung belum sepenuhnya tertutup. Dalam situasi perang besar yang mulai mendekat, bukan tidak mungkin ia kembali berlayar bersama Luffy sebagai sekutu ataupun anggota kru resmi.
Boa Hancock
Nama Boa Hancock hampir selalu muncul dalam daftar calon anggota Topi Jerami. Mantan anggota Shichibukai tersebut memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Luffy dan berkali-kali membantu sang kapten dalam situasi kritis.
Dalam artikel asli disebutkan bahwa setelah peristiwa Amazon Lily dan ancaman Blackbeard, Hancock memutuskan meninggalkan pulaunya untuk bergabung dengan Luffy.
“Hancock memilih meninggalkan pulau itu dan berangkat untuk bergabung dengan Luffy.”
Sebagai kapten Bajak Laut Kuja, Hancock memang memiliki kru sendiri. Namun kekuatan luar biasanya membuat banyak penggemar membayangkan betapa dahsyatnya Topi Jerami jika wanita terkuat di Amazon Lily itu benar-benar bergabung.
Lilith
Arc Egghead memperkenalkan berbagai versi satelit Vegapunk, termasuk Lilith yang hingga saat ini masih bertahan hidup.
Berbeda dengan York yang memilih berpihak kepada Pemerintah Dunia, Lilith justru berada di kubu Topi Jerami. Ia bahkan telah membantu Franky memperoleh peningkatan kemampuan melalui teknologi canggih milik Vegapunk.
“Hingga saat ini, Lilith telah membuktikan dirinya sebagai sekutu yang luar biasa.”
Sebagai ilmuwan terhebat yang tersisa setelah kejatuhan Vegapunk, keberadaan Lilith di kapal Luffy tentu akan memberikan keuntungan besar, terutama dalam menghadapi konflik berskala global yang semakin dekat.
Putri Shuri
Karakter yang sebelumnya dikenal sebagai Gunko Manmayer ini menjadi salah satu wajah baru yang mencuri perhatian dalam Arc Elbaf.
Pada awal kemunculannya, Shuri tampil sebagai sosok yang mengancam dan berada di pihak lawan. Namun sejarah One Piece menunjukkan bahwa Oda kerap mengubah musuh menjadi sekutu, seperti yang pernah terjadi pada Nico Robin.
Menurut cerita terbaru, identitas asli Shuri sebagai seorang putri yang mengalami trauma besar membuat banyak penggemar melihat potensi perkembangan karakter yang sangat menarik. Jika berhasil diselamatkan dan menemukan tujuan hidup baru, peluangnya bergabung dengan kru Luffy cukup terbuka.
Jewelry Bonney
Jewelry Bonney termasuk karakter yang mengalami lonjakan popularitas signifikan setelah Arc Egghead.
Meski baru berusia 12 tahun, Bonney sudah mampu menggunakan Buah Iblis dan Haki dengan sangat baik. Kemampuannya membuat ia dianggap sebagai salah satu talenta muda terbaik di dunia One Piece.
Dalam artikel asli disebutkan bahwa Oda pernah menggambarkan Bonney mengenakan topi khas milik Luffy, sesuatu yang dianggap banyak penggemar sebagai petunjuk tersembunyi.
“Oda pernah menggambar Bonney mengenakan topi ikonik milik Luffy.”
Selain itu, tujuan hidup Bonney yang berkaitan erat dengan sosok Nika membuat hubungannya dengan Luffy terasa semakin kuat.
Yamato
Yamato mungkin menjadi karakter yang paling membuat penggemar kecewa ketika memutuskan tetap tinggal di Wano pada akhir arc tersebut.
Saat itu, hampir semua tanda mengarah pada keputusannya bergabung dengan Topi Jerami. Namun Yamato memilih menjaga Wano yang masih rentan setelah kekalahan Kaido.
Meski demikian, peluang itu belum sepenuhnya hilang. Seiring bertambah kuatnya Momonosuke dan para samurai Wano, kebutuhan terhadap perlindungan Yamato perlahan berkurang.
Menariknya lagi, Oda sempat memberikan petunjuk dalam rubrik SBS yang menunjukkan bahwa pada masa depan Yamato masih bepergian bersama Luffy. Hal tersebut memicu spekulasi bahwa reuni mereka hanya tinggal menunggu waktu.
Nefertari Vivi
Jika berbicara tentang kandidat terkuat, banyak penggemar sepakat bahwa Nefertari Vivi berada di posisi teratas.
Bahkan sebelum Final Saga dimulai, Vivi sebenarnya sudah dianggap sebagai anggota kehormatan Bajak Laut Topi Jerami. Ia pernah berlayar bersama Luffy dan kru dalam waktu yang cukup lama sebelum akhirnya kembali ke Arabasta.
Dalam artikel asli disebutkan bahwa reuni Vivi dengan Topi Jerami telah mulai dipersiapkan dalam perkembangan cerita terbaru.
“Vivi praktis dipastikan menjadi bagian dari kru pada akhir cerita karena pentingnya peran dirinya dalam Final Saga.”
Kini, setelah kematian Raja Cobra dan ancaman langsung dari Imu, posisi Vivi menjadi semakin berbahaya. Banyak penggemar percaya satu-satunya tempat aman baginya adalah bersama Luffy.
Jika benar kembali bergabung, kehadiran Vivi tidak hanya akan menjadi momen emosional bagi penggemar lama, tetapi juga bisa memainkan peran penting dalam pertarungan terakhir yang menentukan masa depan dunia One Piece.