loading…
Jet tempur masa depan untuk menggantikan Rafale dan Eurofighter gagal terwujud. Foto/X/@DefenseMirror
Prancis dan Jerman mengatakan bahwa mereka telah sepakat untuk membatalkan program pesawat tempur gabungan karena ketidaksepakatan antara perusahaan yang terlibat, yang merupakan pukulan bagi upaya Eropa untuk meningkatkan kerja sama pertahanan.
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
1. Jet Tempur Masa Depan Akan Menggantikan Rafale dan Eurofigther
Melansir Euro News, Program Future Combat Air System (FCAS) diluncurkan pada tahun 2017 untuk menggantikan jet Rafale Prancis dan pesawat Eurofighter yang digunakan oleh Jerman dan Spanyol.
Program ini akan dilengkapi dengan drone, sensor, dan sistem komunikasi digital yang dirancang untuk beroperasi bersama dalam medan pertempuran yang terhubung jaringan.
Proyek ini dipandang sebagai ujian penting bagi upaya Eropa untuk bekerja lebih erat di bidang pertahanan, karena mereka berupaya menampilkan front persatuan dalam menghadapi Rusia yang bermusuhan di saat hubungan dengan Amerika Serikat memburuk.
2. Perselisihan antara Dassault Aviation dan Airbus
Namun, program bernilai miliaran dolar ini dilanda perselisihan antara perusahaan-perusahaan yang terlibat: Dassault Aviation dari Prancis dan Airbus, yang mewakili Jerman dan Spanyol.