loading…
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. FOTO/dok.SindoNews
“Masih di dalam pembahasan ya, tapi gini lho, masa sih kita kan kalau desil 9-10 itu kan seperti saya, seperti Pak Ketua Asosiasi pakai Pertalite,” ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat ditemui usai pembukaan Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) 2026, di Jakarta (19/8/2026).
Baca Juga: Mobil Mewah Dilarang Nenggak BBM Subsidi, Pembelian Pertalite Dibatasi Sebelum Akhir 2026
Bahlil menjelaskan Pertalite merupakan BBM bersubsidi yang disediakan pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, penyalurannya selama ini dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran karena masih dapat dikonsumsi masyarakat dari berbagai kelompok ekonomi.
Menurut dia, pemerintah saat ini telah menerapkan pembatasan kuota pembelian Pertalite untuk jenis kendaraan tertentu. Kendaraan besar seperti bus dan truk dibatasi membeli maksimal 200 liter Pertalite per hari, sedangkan kendaraan pribadi dibatasi maksimal 50 liter per hari.
Ke depan, pembatasan juga diarahkan berdasarkan kelompok kesejahteraan masyarakat atau desil. Kelompok desil 9 dan 10 yang tergolong masyarakat mampu menjadi salah satu sasaran yang dikaji agar subsidi BBM lebih banyak dinikmati masyarakat yang memang membutuhkan.