Motorola resmi membawa Motorola Razr Fold ke pasar Indonesia dan menandai debut perusahaan di segmen smartphone foldable bergaya book-style. Perangkat ini hadir dengan kombinasi layar besar, performa kelas flagship, serta dukungan kecerdasan buatan yang dirancang untuk menunjang produktivitas, kreativitas, hingga kebutuhan hiburan dalam satu perangkat premium.
Kehadiran Motorola Razr Fold menjadi langkah baru Motorola dalam memperluas lini produknya di Indonesia sekaligus memperkuat persaingan di pasar smartphone foldable yang semakin berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Mengusung layar eksternal berukuran 6,6 inci, perangkat ini dapat dibuka menjadi layar utama 8,1 inci beresolusi 2K LTPO yang menawarkan ruang kerja lebih luas untuk multitasking, pengeditan konten, hingga menikmati tayangan multimedia.
Format layar besar tersebut menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengguna yang membutuhkan fleksibilitas lebih dibandingkan smartphone konvensional.
Country Head Motorola Indonesia, Bagus Prasetyo, mengatakan kehadiran Motorola Razr Fold merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna modern.
“Motorola Razr Fold merepresentasikan komitmen Motorola untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pengguna masa kini.
Kehadiran Motorola Razr Fold juga melengkapi portofolio smartphone Motorola di Indonesia, mulai dari moto g series sebagai pilihan value-for-money, edge series dan lini flagship yang menghadirkan performa premium, hingga Signature dan Razr family, dan kini Motorola Razr Fold sebagai inovasi terbaru kami di kategori foldable bergaya book-style,” ujar Bagus Prasetyo, Country Head Motorola Indonesia.
Menurut Motorola, perangkat ini tidak hanya menawarkan desain lipat yang praktis, tetapi juga membawa pengalaman penggunaan yang lebih menyeluruh melalui dukungan kamera flagship, baterai berkapasitas besar, dan fitur berbasis AI.
“Dengan memadukan sistem kamera kelas flagship, baterai berkapasitas terbesar di kelas smartphone foldable, performa powerful dengan dukungan AI, serta desain premium yang dirancang dengan presisi, Motorola Razr Fold membuka era baru bagi smartphone foldable sekaligus menghadirkan transisi yang mulus antara produktivitas dan hiburan dalam satu perangkat,” kata Bagus.
“Lebih dari sekadar smartphone foldable, kami menghadirkan perangkat yang memberdayakan pengguna untuk bekerja lebih cerdas, berkreasi lebih bebas, dan menikmati setiap momen tanpa kompromi,” lanjutnya.
Dari sisi desain, Motorola Razr Fold hadir dengan bodi setebal 4,6 mm saat dibuka dan 9,9 mm ketika dilipat. Motorola menggunakan engsel berbentuk teardrop berbahan baja tahan karat yang diklaim mampu memberikan pengalaman membuka dan menutup perangkat secara lebih mulus sekaligus meningkatkan daya tahan jangka panjang.
Perusahaan juga menyematkan pelat titanium di bawah layar utama guna membantu mendistribusikan tekanan pada area lipatan sehingga bekas lipatan menjadi semakin minim. Sementara pada bagian luar, perangkat ini menjadi smartphone pertama yang menggunakan Corning Gorilla Glass Ceramic 3 untuk meningkatkan ketahanan terhadap benturan.
Tidak hanya berfokus pada produktivitas, Motorola Razr Fold juga menaruh perhatian besar pada pengalaman hiburan. Layar internal yang terang dipadukan dengan dukungan Dolby Atmos dan teknologi Sound by Bose untuk menghadirkan pengalaman audio yang lebih imersif saat menonton film, bermain gim, maupun mendengarkan musik.
Keunggulan lain hadir melalui sektor fotografi. Smartphone foldable ini dibekali kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 828, kamera telefoto periskop 50 MP dengan zoom optik hingga 3x, serta kamera ultrawide 50 MP yang mendukung fitur macro. Pengguna juga dapat merekam video hingga resolusi 8K dan memanfaatkan teknologi Dolby Vision untuk menghasilkan video dengan kualitas sinematik.
Di sektor performa, Motorola membekali perangkat ini dengan Snapdragon 8 Gen 5 yang dipadukan RAM 12 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Dukungan moto ai, Google Gemini, Microsoft Copilot, hingga Perplexity AI memungkinkan pengguna memanfaatkan berbagai fitur cerdas seperti ringkasan notifikasi otomatis dan transkripsi percakapan secara real-time.
Motorola turut menyematkan baterai berkapasitas 6.000 mAh yang diklaim menjadi salah satu yang terbesar di kategori smartphone foldable saat ini. Pengisian cepat 80W TurboPower memungkinkan pengguna memperoleh daya untuk penggunaan lebih dari 12 jam hanya dengan pengisian selama 12 menit.
Di Indonesia, Motorola Razr Fold tersedia dalam pilihan warna PANTONE Blackened Blue dan PANTONE Lily White dengan harga pre-order Rp25.499.000 hingga 21 Juli 2026 melalui sejumlah mitra penjualan resmi.
Dengan kombinasi layar luas, desain premium, kemampuan AI, dan pengalaman multimedia yang lengkap, Motorola Razr Fold menjadi sinyal bahwa pasar smartphone foldable tidak lagi hanya menawarkan inovasi desain, tetapi juga mulai bertransformasi menjadi perangkat utama untuk bekerja dan berkreasi di era digital.