Juventus akan membuka Serie A 2026/2027 dengan perjalanan ke markas tim promosi Frosinone pada 23 Agustus 2026. Menariknya, lawan yang sama juga menjadi penutup musim ketika Bianconeri menjamu mereka pada 30 Mei 2027.
Jadwal Juventus musim ini menghadirkan ujian besar sangat cepat karena AC Milan sudah datang ke Allianz Stadium pada pekan ketiga. Setelah itu, pasukan Luciano Spalletti harus menghadapi Sassuolo dan Atalanta sebelum jeda internasional pertama.
Dilansir Football Italia, undian jadwal dilakukan di Teatro Regio, Parma, ketika sepak bola Italia mulai menyiapkan musim baru. Juventus memasuki kompetisi dengan beban memperbaiki hasil setelah hanya finis keenam dan gagal memperoleh tiket Liga Champions.
Kegagalan tersebut membuat Bianconeri hanya tampil di Liga Europa, sehingga target kembali ke empat besar menjadi semakin mendesak. Jadwal Juventus memberi kesempatan membangun momentum, tetapi sejumlah rangkaian pertandingan sulit dapat langsung menguji kedalaman skuad.
Pertandingan pertama melawan Frosinone menjadi kesempatan penting untuk memulai musim dengan kemenangan dan kepercayaan diri. Namun, laga tandang menghadapi tim promosi sering menghadirkan tekanan karena tuan rumah biasanya bermain agresif dengan dukungan penuh suporternya.
Setelah menjamu Parma pada pekan kedua, Juventus langsung menghadapi AC Milan pada 6 September. Duel tersebut berpotensi menjadi tolok ukur awal mengenai kesiapan tim Spalletti bersaing dengan klub-klub yang menargetkan gelar dan zona Liga Champions.
Juventus kemudian bertandang menghadapi Sassuolo sebelum kembali ke Turin untuk menjamu Atalanta. Empat lawan pertama itu dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan Bianconeri menghadapi permainan defensif, transisi cepat, serta tekanan dari klub besar.
Pada Oktober, jadwal Juventus mempertemukan mereka dengan Cagliari, Lazio, Lecce, dan Genoa. Periode tersebut terlihat lebih terkendali, tetapi perjalanan tandang yang beruntun tetap menuntut konsistensi dan pengelolaan tenaga secara tepat.
Jadwal Juventus juga mempertemukan mereka dengan Napoli pada 1 November, sebelum bertandang ke Fiorentina dan menghadapi Venezia. Periode tersebut dapat menentukan posisi Bianconeri menjelang musim dingin, terutama apabila mereka kehilangan poin pada pertandingan awal.
Setelah melawan Como, Juventus mendapatkan dua pertandingan kandang beruntun menghadapi Udinese dan Monza. Kesempatan tersebut harus dimanfaatkan untuk mengumpulkan poin sebelum rangkaian pertandingan berat dimulai menjelang pergantian tahun.
Rangkaian paling berat datang mulai pekan ke-16 ketika Juventus bertandang ke Roma pada 20 Desember. Mereka kemudian menghadapi Bologna, Torino, dan Inter secara beruntun dalam rentang tiga pekan yang sangat padat setelah pergantian tahun.
Empat pertandingan tersebut tidak hanya berat dari sisi kualitas lawan, tetapi juga menyangkut rivalitas dan tekanan psikologis. Derby della Mole melawan Torino serta Derby d’Italia menghadapi Inter dapat mengubah suasana tim apabila hasilnya tidak sesuai harapan.
Pertemuan kedua melawan AC Milan berlangsung di San Siro pada 31 Januari 2027, kemudian Juventus bertandang ke Napoli dua pekan sesudahnya. Jadwal Juventus pada Februari juga memuat duel melawan Bologna dan Monza sebelum memasuki fase akhir musim.
Duel tandang melawan Napoli berlangsung pada Hari Valentine dan dapat menjadi salah satu pertandingan terpenting dalam persaingan papan atas. Juventus kemudian menjamu Bologna sebelum menutup Februari melalui perjalanan menghadapi Monza.
Memasuki Maret, Bianconeri menjamu Roma dan Como serta melakukan perjalanan ke markas Lazio. Setelah itu, mereka menghadapi Torino di kandang lawan pada awal April sebelum jadwal relatif lebih ringan melawan Lecce dan Venezia.
Pertandingan kontra Torino pada 4 April menjadi Derby della Mole kedua musim tersebut. Selain gengsi kota Turin, laga ini dapat memengaruhi posisi Juventus apabila persaingan menuju Liga Champions masih berlangsung ketat.
Derby d’Italia Menjadi Ujian Besar Jadwal Juventus
Derby d’Italia pertama dimainkan di kandang Inter pada 10 Januari, hanya empat hari setelah Juventus menghadapi Torino. Jadwal berdekatan tersebut menuntut Spalletti menentukan rotasi tanpa mengurangi kualitas dalam dua pertandingan penuh tekanan.
Pertemuan kedua dengan Inter berlangsung di Allianz Stadium pada 16 Mei atau hanya dua pekan sebelum kompetisi berakhir. Duel itu berpotensi menjadi penentu gelar, posisi empat besar, atau pembagian tiket menuju kompetisi Eropa.
Meski demikian, akhir musim kembali menawarkan tekanan besar karena Juventus harus menghadapi Atalanta, Udinese, dan Inter pada tiga pekan berurutan. Setiap kehilangan poin dapat terasa mahal karena kesempatan melakukan perbaikan semakin terbatas.
Jadwal Juventus berakhir dengan lawatan ke Parma pada 23 Mei dan laga kandang menghadapi Frosinone sepekan kemudian. Dua pertandingan terakhir terlihat menguntungkan di atas kertas, tetapi tekanan klasemen sering membuat laga penutup jauh lebih sulit.
Luciano Spalletti membutuhkan start kuat agar Juventus tidak kembali mengejar ketertinggalan seperti musim sebelumnya. Keuntungan terbesar mereka adalah distribusi laga besar yang relatif tersebar, meskipun periode Desember hingga pertengahan Februari tetap sangat berbahaya.
Kegagalan finis di zona Liga Champions menjadi pukulan bagi klub yang memiliki sejarah dominan di Italia. Liga Europa memberikan jalur alternatif menuju kompetisi elite, tetapi Juventus tetap dituntut memperbaiki posisi melalui Serie A.
Spalletti harus menemukan keseimbangan antara mengejar hasil instan dan membangun pola permainan yang lebih konsisten. Jadwal Juventus tidak menyediakan banyak ruang melakukan eksperimen karena AC Milan sudah menunggu setelah dua pertandingan pertama.
Selain mengejar posisi Liga Champions, Juventus harus mengatur tenaga untuk perjalanan di Liga Europa. Rotasi menjadi penting karena jadwal domestik memuat pertandingan tengah pekan pada 28 Oktober dan 6 Januari, ketika kondisi fisik pemain dapat menurun.
Bianconeri mempunyai kesempatan membangun modal besar melalui pertandingan melawan klub promosi dan tim papan tengah. Poin dari laga tersebut sangat penting karena Juventus tidak dapat hanya mengandalkan kemenangan melawan AC Milan, Inter, Napoli, Roma, atau Atalanta.
Konsistensi kandang juga menjadi kunci setelah Juventus kehilangan terlalu banyak poin pada musim sebelumnya. Allianz Stadium harus kembali menjadi tempat yang menyulitkan lawan apabila mereka ingin bersaing memperebutkan posisi teratas klasemen.
Jadwal Juventus 2026/2027 pada akhirnya menawarkan kombinasi awal menantang, musim dingin brutal, dan penutup yang relatif bersahabat. Bianconeri harus memanfaatkan pertandingan melawan tim papan tengah agar tidak terlalu bergantung pada hasil duel besar.
Pertandingan pembuka dan penutup melawan Frosinone memberikan sisi unik pada perjalanan Juventus sepanjang musim. Namun, keberhasilan proyek Spalletti tetap ditentukan kemampuan melewati periode sulit menghadapi Roma, Bologna, Torino, Inter, AC Milan, dan Napoli.
Jadwal Lengkap Juventus di Serie A 2026/2027
Berikut jadwal Juventus sepanjang Serie A 2026/2027 mulai pekan pertama hingga pertandingan penutup. Tanggal pertandingan masih dapat berubah mengikuti keputusan operator liga, agenda televisi, serta perjalanan klub dalam kompetisi Eropa.
Putaran Pertama
- 23 Agustus 2026: Frosinone vs Juventus
- 30 Agustus 2026: Juventus vs Parma
- 6 September 2026: Juventus vs AC Milan
- 13 September 2026: Sassuolo vs Juventus
- 20 September 2026: Juventus vs Atalanta
- 11 Oktober 2026: Cagliari vs Juventus
- 18 Oktober 2026: Juventus vs Lazio
- 25 Oktober 2026: Lecce vs Juventus
- 28 Oktober 2026: Genoa vs Juventus
- 1 November 2026: Juventus vs Napoli
- 8 November 2026: Fiorentina vs Juventus
- 22 November 2026: Juventus vs Venezia
- 29 November 2026: Como vs Juventus
- 6 Desember 2026: Juventus vs Udinese
- 13 Desember 2026: Juventus vs Monza
- 20 Desember 2026: AS Roma vs Juventus
- 3 Januari 2027: Bologna vs Juventus
- 6 Januari 2027: Juventus vs Torino
- 10 Januari 2027: Inter Milan vs Juventus
Putaran Kedua
- 17 Januari 2027: Juventus vs Genoa
- 24 Januari 2027: Juventus vs Cagliari
- 31 Januari 2027: AC Milan vs Juventus
- 7 Februari 2027: Juventus vs Sassuolo
- 14 Februari 2027: Napoli vs Juventus
- 21 Februari 2027: Juventus vs Bologna
- 28 Februari 2027: Monza vs Juventus
- 7 Maret 2027: Juventus vs AS Roma
- 14 Maret 2027: Lazio vs Juventus
- 21 Maret 2027: Juventus vs Como
- 4 April 2027: Torino vs Juventus
- 11 April 2027: Juventus vs Lecce
- 18 April 2027: Venezia vs Juventus
- 25 April 2027: Juventus vs Fiorentina
- 2 Mei 2027: Atalanta vs Juventus
- 9 Mei 2027: Udinese vs Juventus
- 16 Mei 2027: Juventus vs Inter Milan
- 23 Mei 2027: Parma vs Juventus
- 30 Mei 2027: Juventus vs Frosinone