Manchester United dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk memboyong Eduardo Camavinga dari Real Madrid. Langkah ini dinilai sebagai solusi instan untuk memecahkan dua masalah krusial sekaligus di lini tengah dan pos bek kiri The Red Devils.
Menurut laporan The Athletic, perombakan lini tengah menjadi prioritas utama Manchester United pada bursa transfer musim panas ini. Kepergian Casemiro serta cedera lutut parah yang dialami Manuel Ugarte memaksa Setan Merah memburu tiga amunisi baru untuk memperkokoh sektor sentral permainan.
Meski telah mengucurkan dana sebesar £85 juta (sekitar Rp2 triliun) untuk mendatangkan Andrey Santos dan Youri Tielemans, kepingan puzzle ketiga di lini tengah belum juga mendarat menjelang laga pembuka musim baru menghadapi Hull City.
Di saat yang sama, klub yang bermarkas di Old Trafford ini juga berpacu dengan waktu untuk mengamankan bek kiri baru guna memberikan persaingan ketat bagi Luke Shaw sebelum fase grup Champions League bergulir bulan depan. Manchester United sempat membidik Lewis Hall dari Newcastle United dan Myles Lewis-Skelly dari Arsenal.
Kedua pemain tersebut diminati karena faktor fleksibilitas posisi, di mana keduanya mampu tampil apik sebagai bek sayap maupun gelandang.
Fleksibilitas taktis itulah yang menjadi alasan utama nama Eduardo Camavinga masuk dalam radar perburuan manajemen Manchester United. Sejak diboyong Real Madrid dari Rennes pada 2022, bintang berusia 23 tahun tersebut kerap dipasang sebagai bek kiri, meski posisi aslinya adalah gelandang tengah.
Dengan ketahanan fisik yang prima, postur tinggi 185 cm, serta kemampuan mengolah bola dengan kaki kiri yang mumpuni, pemain asal Prancis ini dinilai sangat cocok dengan kriteria taktis yang dicari pelatih Michael Carrick.
Pada musim lalu, penurunan performa sempat membuat Camavinga kehilangan menit bermain reguler di tim utama Real Madrid. Walaupun sang pemain menyatakan keinginannya untuk bertahan di Santiago Bernabeu di bawah asuhan pelatih anyar Jose Mourinho, pihak El Real dikabarkan terbuka untuk melepasnya demi menyuntikkan dana segar sebelum bursa transfer resmi ditutup.
Tantangan terbesar bagi Manchester United saat ini adalah meyakinkan Camavinga agar mau berlabuh ke Inggris, terutama jika peran sebagai bek sayap tetap menjadi bagian dari tugas yang dibebankan kepadanya.