Selama bertahun-tahun, para penggemar One Piece percaya bahwa Black Blade atau pedang hitam adalah simbol tertinggi bagi seorang pendekar pedang. Namun Eiichiro Oda tampaknya baru saja membuka tabir terbesar di balik misteri tersebut lewat Arc Elbaph.
Dalam Chapter 1180 dan 1181, sosok Nerona Imu akhirnya turun langsung ke medan pertempuran dan memperlihatkan kekuatan mengerikan bernama Omen atau Maki.
Kemunculan kemampuan ini bukan hanya memperluas lore dunia One Piece, tetapi juga memunculkan teori besar mengenai bagaimana Roronoa Zoro nantinya akan mencapai level pendekar pedang terkuat di dunia.
Arc Elbaph sejauh ini menjadi salah satu bagian paling penting dalam Final Saga One Piece. Untuk pertama kalinya setelah ratusan tahun, Imu meninggalkan Tahta Kosong dan turun ke dunia bawah demi menghapus ancaman Nika dan Nidhoggr.
Kehadiran penguasa dunia itu langsung mengubah skala konflik menjadi jauh lebih besar dibanding perang-perang sebelumnya.
Di tengah pertarungan melawan Zoro, Sanji, Hajrudin, dan Loki, Imu memperlihatkan kemampuan yang disebut sebagai Omen. Sang Raja Dunia menjelaskan, “Omen adalah kekuatan militersaya yang bersemayam di dalam seluruh makhluk hidup.”
Kalimat tersebut langsung menarik perhatian penggemar karena terdengar sangat mirip dengan konsep Haki yang selama ini menjadi sistem kekuatan utama di One Piece.
Bedanya, jika Haki berkaitan dengan energi spiritual, maka Omen atau Maki disebut sebagai energi iblis. Dalam penjelasan terbaru Oda, energi ini hanya bisa dibangkitkan ketika seseorang menyerahkan diri pada kekuatan iblis atau membuat semacam perjanjian gelap.
Konsep itu membuat banyak penggemar mulai percaya bahwa rahasia Black Blade ternyata berhubungan langsung dengan energi iblis tersebut.
Sejauh ini, hanya ada dua Black Blade yang benar-benar diperlihatkan dalam cerita One Piece, yakni Yoru milik Dracule Mihawk dan Shusui milik Ryuma. Kedua pedang tersebut selalu dianggap sebagai senjata legendaris yang mustahil ditiru.
Namun setelah kemunculan Omen, teori lama tentang cara menciptakan Kokuto mulai terasa jauh lebih masuk akal.
Menariknya, seluruh senjata yang dihasilkan melalui kekuatan Omen selalu berubah menjadi hitam pekat. Bahkan Dorry dan Brogy yang terkena efek Domi Reverse juga diperlihatkan menggunakan pedang hitam dengan aura gelap yang sangat kuat.
Detail kecil ini menjadi petunjuk besar bahwa warna hitam pada Black Blade bukan sekadar estetika, melainkan hasil dari energi tertentu yang tertanam permanen pada pedang.
Oda sebelumnya pernah memberi petunjuk tentang proses terciptanya pedang hitam lewat kisah Ryuma. Dalam Chapter 937, Onimaru mengatakan bahwa Ryuma menempa pedang hitamnya melalui pertempuran yang tak terhitung jumlahnya.
Pernyataan itu selama ini dianggap hanya merujuk pada pengalaman bertarung. Namun setelah Omen diperkenalkan, makna kalimat tersebut tampaknya menjadi jauh lebih dalam.
Ada kemungkinan Ryuma berhasil mengubah Shusui menjadi Black Blade setelah membunuh naga raksasa yang dipenuhi energi iblis. Jika teori itu benar, maka daya tahan luar biasa Shusui berasal dari energi Omen yang terserap ke dalam pedang tersebut.
Hal serupa juga mulai dikaitkan dengan Mihawk. Walau Oda belum pernah menjelaskan bagaimana Yoru menjadi Black Blade, Chapter 1181 memberi petunjuk adanya hubungan misterius antara Mihawk dan Nerona Imu.
Banyak penggemar percaya Mihawk mungkin pernah menghadapi pengguna Omen di masa lalu, lalu membunuhnya dan secara permanen menghitamkan Yoru.
Teori ini sekaligus menjelaskan mengapa tokoh seperti Gol D. Roger, Rocks D. Xebec, atau bahkan Shanks tidak memiliki Black Blade meski kekuatan mereka luar biasa.
Mereka memang merupakan pengguna Haki tingkat tinggi, tetapi belum tentu pernah bersentuhan dengan energi Omen.
Di sisi lain, Zoro kini berada di posisi yang sangat menarik. Sejak awal cerita, ia selalu digambarkan sebagai pendekar pedang yang terus melangkah menuju puncak demi mengalahkan Mihawk.
Setelah memperoleh Enma di Wano, banyak penggemar menduga pedang itu akan menjadi Black Blade pertama miliknya. Namun Oda tampaknya sengaja menahan momen tersebut sampai Final Saga.
Pertarungan melawan St. Sommers di Elbaph kemungkinan menjadi awal transformasi besar bagi Zoro. Jika ia berhasil mengalahkan musuh yang dipenuhi kekuatan Omen, maka peluang Enma atau Wado Ichimonji berubah menjadi Kokuto akan semakin besar.
Ada pula kemungkinan Zoro akan memanfaatkan teknik Asura miliknya untuk mengendalikan energi iblis secara langsung.
Semua petunjuk yang diberikan Oda di Arc Elbaph membuat perjalanan Zoro terasa semakin dekat menuju titik akhir. Ia bukan lagi sekadar kru Bajak Laut Topi Jerami yang ingin menjadi pendekar pedang terkuat, melainkan calon sosok yang akan melampaui legenda seperti Ryuma dan Mihawk.
Jika teori tentang Omen benar adanya, maka Black Blade bukan hanya simbol kekuatan, tetapi bukti bahwa seorang pendekar pedang telah menaklukkan sesuatu yang jauh lebih gelap dari sekadar lawan di medan tempur. Dan di tengah perang terbesar dalam sejarah One Piece, Zoro tampaknya sedang berjalan menuju takdir tersebut.