Selama hampir tiga dekade, dunia One Piece dipenuhi misteri tentang lautan, para dewa, dan kekuatan Buah Iblis yang terasa semakin tidak masuk akal seiring perjalanan cerita.
Namun di tengah semua teori liar penggemar, ada satu pertanyaan yang terus menghantui komunitas: mungkinkah suatu hari Eiichiro Oda menghadirkan Buah Iblis yang benar-benar mampu mengendalikan air?
Jawaban itu akhirnya muncul di One Piece chapter 1182.
Lewat kemunculan Rain God Zaza, Oda bukan hanya memperkenalkan sosok dewa baru di arc Elbaph, tetapi juga membuka kemungkinan hadirnya kekuatan air paling mematikan yang pernah ada di semesta One Piece.
Kehadiran Rain God Zaza langsung menjadi perbincangan besar karena untuk pertama kalinya dalam sejarah serial ini, Oda memperlihatkan kemampuan yang dapat membanjiri medan perang dan mengancam para pengguna Buah Iblis sekaligus.
Kemunculan Rain God Zaza terasa spesial karena selama bertahun-tahun air selalu menjadi kelemahan utama para pengguna Buah Iblis. Ironisnya, kini Oda justru menghadirkan sosok yang diduga memiliki kemampuan mengendalikan hujan dan air dalam skala masif.
Dalam chapter terbaru tersebut, Saint Killingham dari Holy Knights memunculkan sosok Rain God Zaza menggunakan kekuatan Kirin Devil Fruit miliknya yang telah dibangkitkan. Sosok itu langsung digambarkan sebagai salah satu ketakutan terbesar para Celestial Dragon.
“Kami lahir di tempat yang begitu tinggi, bahkan berada di atas awan hujan. Air yang turun dari langit? Itu adalah teror misterius! Setelah orang-orang D dan Nika, itu adalah sosok menakutkan yang paling sering diperingatkan kepada kami… bahwa di dunia bawah ada monster bernama Rain God yang menjatuhkan air ke atas kepala kalian!” ujar Saint Killingham dalam One Piece chapter 1182.
Pernyataan tersebut menjadi petunjuk penting tentang bagaimana para naga langit memandang hujan sebagai ancaman besar. Selama ini Celestial Dragon hidup di wilayah tinggi yang berada di atas awan, sehingga hujan bukan sesuatu yang biasa mereka alami. Karena itu, Rain God Zaza tumbuh menjadi legenda menyeramkan yang diwariskan turun-temurun.
Menariknya, nama Rain God sebenarnya bukan hal baru di One Piece. Sosok tersebut pernah disebut sekilas sejak chapter 287 pada arc Skypiea dalam kilas balik Noland dan Kalgara. Namun saat itu Oda belum menjelaskan detail apa pun. Baru setelah 28 tahun perjalanan manga ini, Rain God Zaza akhirnya tampil secara resmi.
Arc Elbaph sendiri memang dipenuhi nuansa mitologi dan keberadaan para dewa. Sebelumnya pembaca sudah diperkenalkan dengan Sun God Nika yang kini terhubung dengan Luffy, kemudian Devil God yang berkaitan dengan Nerona Imu, hingga Warrior God of Elbaph yang dikaitkan dengan Loki.
Banyak penggemar sempat mengira daftar dewa tersebut sudah lengkap, tetapi Oda ternyata masih menyimpan kejutan lain.
Yang membuat Rain God Zaza semakin menarik adalah kemungkinan besar kekuatannya berasal dari Buah Iblis tipe Mythical Zoan. Dalam cerita, Vegapunk pernah menjelaskan bahwa Buah Iblis lahir dari harapan dan imajinasi manusia.
Jika Hito Hito no Mi, Model: Nika lahir dari harapan akan kebebasan, maka Hito Hito no Mi, Model: Zaza diduga tercipta dari doa manusia yang menginginkan hujan.
“Muncul mengikuti irama doa untuk hujan… Rain God Zaza!” kata Killingham.
Kemampuan ini terdengar sederhana, tetapi dampaknya sangat mengerikan. Dalam chapter tersebut, Rain God Zaza diperlihatkan mampu menciptakan hujan deras dalam hitungan detik hingga membanjiri desa di Elbaph. Air bah yang muncul begitu cepat seolah menghapus seluruh lanskap di area tersebut.
Bagi pengguna Buah Iblis, kemampuan seperti itu bisa menjadi mimpi buruk. Selama ini sebagian besar karakter kuat di One Piece memiliki kelemahan terhadap air laut. Jika Rain God Zaza benar-benar mampu mengendalikan air dalam jumlah besar, maka ia berpotensi menjadi ancaman terbesar bagi hampir semua petarung di dunia One Piece.
Teori penggemar bahkan menyebut Rain God Zaza dapat menjadi “penetral” kekuatan Buah Iblis lain. Dengan membanjiri area pertempuran, pengguna Hito Hito no Mi, Model: Zaza dapat melemahkan lawan hanya dengan mengubah kondisi medan tempur.
Tak heran jika Celestial Dragon begitu takut pada sosok ini. Dalam chapter 1182 dijelaskan bahwa sejak kecil mereka diajarkan untuk takut pada tiga hal: orang-orang dari klan D, Sun God Nika, dan Rain God Zaza.
“Di tempat asalku, anak-anak sering diberi tahu bahwa anak nakal akan dimakan oleh D,” ujar Donquixote Rosinante dalam chapter 764.
Ketakutan itu tampaknya berasal langsung dari Nerona Imu, penguasa tertinggi Pemerintah Dunia. Jika Imu selama ini takut terhadap kebangkitan Nika, maka sangat masuk akal bila Rain God Zaza juga dianggap ancaman besar.
Terlebih lagi, kekuatan air milik Rain God berpotensi menjadi kelemahan alami bagi kemampuan Devil God yang dimiliki Imu.
Di sisi lain, banyak penggemar mulai berspekulasi bahwa Rain God Zaza kemungkinan besar akan menjadi sekutu Luffy pada perang besar terakhir nanti. Oda sendiri memberi petunjuk bahwa Rain God memiliki hubungan erat dengan Nika dan orang-orang D, tiga kekuatan yang sama-sama ditakuti Pemerintah Dunia.
Kini pertanyaan terbesar tinggal satu: siapa pemilik Hito Hito no Mi, Model: Zaza?
Oda memang belum mengungkap identitas pengguna kekuatan tersebut. Namun melihat bagaimana besar dampak kemunculannya di chapter 1182, banyak pembaca yakin Rain God Zaza akan memainkan peran penting menuju akhir cerita One Piece.
Setelah 28 tahun membangun misteri tentang lautan dan para dewa, Eiichiro Oda tampaknya baru saja membuka pintu menuju salah satu kekuatan paling berbahaya dalam sejarah One Piece.