loading…
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo sekaligus Kepala Unit Pelayanan Masyarakat (Kesehatan Masyarakat, Sosial, dan Kebencanaan) DPP Partai Perindo Sri Gusni Febriasari menyoroti pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana. Foto/SindoNews
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Perindo sekaligus Kepala Unit Pelayanan Masyarakat (Kesehatan Masyarakat, Sosial, dan Kebencanaan) DPP Partai Perindo Sri Gusni Febriasari menegaskan pergantian pimpinan harus dimaknai lebih dari sekadar pergantian personel.
“Pergantian kepemimpinan harus menjadi momentum penguatan sistem. Masyarakat menunggu peningkatan kualitas layanan, pengawasan yang lebih kuat, keamanan pangan yang lebih terjamin, serta tata kelola yang semakin transparan. Kepemimpinan baru BGN harus menjawab kebutuhan itu secara konkret, bukan hanya dengan janji, tapi dengan sistem yang terukur dan transparan,” ujar Sri Gusni, Rabu (3/6/2026).
Baca juga: Dicopot dari Kepala BGN, Dadan Hindayana: Hak Mutlak Penuh Presiden
Menurut Sri Gusni, berbagai catatan pelaksanaan MBG sepanjang 2025–2026 menunjukkan perlunya penguatan standar keamanan pangan, pengawasan kualitas, serta mitigasi risiko. Perindo juga mengingatkan tantangan distribusi program di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) membutuhkan perhatian khusus karena keterbatasan logistik dan infrastruktur.